Showing posts with label Indonesia. Show all posts
Showing posts with label Indonesia. Show all posts

Tuesday, July 28, 2009

Mengurangi Sampah (Reduce)



Reduce adalah R pertama dari prinsip 3R, yaitu mengurangi sampah yang kita hasilkan. Aktivitas reduce dapat dimulai dari hal-hal yang sederhana, baik di rumah, kantor, sekolah, di manapun anda berada.

Hal pertama yang dapat kita lakukan adalah mengenai pola belanja kita sehari-hari. Prinsip dalam berbelanja yang perlu diperhatikan adalah sebagai berikut:
1. Membeli barang-barang yang dibutuhkan.
Biasakan berbelanja dengan menggunakan daftar belanja agar kita terhindar dari kebiasaan untuk membeli barang-barang yang sebenarnya tidak kita butuhkan.
2.Membeli barang yang dapat dipakai ulang.
Belilah produk dalam kemasan botol daripada kaleng, karena botol dapatuntuk digunakan berulang-ulang (kecuali botol plastik air minum kemasan). Bila membeli baterai, belilah yang dapat diisi ulang (rechargeable battery).
3. Belilah satu macam pembersih yang serba guna daripada membeli bermacam-macam produk pembersih. Selain baik untuk lingkungan, kita juga dapat sekaligus menghemat pengeluaran.
4. Belilah produk dengan kemasan yang seminimal mungkin dan dengan kemasan yang ramah lingkungan.
Semakin sedikit kemasan produk, semakin sedikit sampah yang harus kita buang.
5. Belilah produk dalam kemasan yang besar untuk barang-barang yang sering kita gunakan sehari-hari, misalnya belilah sabun cuci ukuran 2 kg daripada ukuran sachet atau 500 gr.
6. Menggunakan kantong belanja yang dapat dipakai berulang-ulang.
Hindari penggunaan kantong plastik/kresek yang berlebihan ketika kita biasanya berbelanja.


Selain pola belanja kita, seringkali kita juga membuang barang-barang yang sebenarnya masih dapat digunakan untuk manfaat yang lain, sebagai contoh:

1. Kertas
Kertas yang sudah terpakai terkadang masih dapat digunakan untuk menulis catatan sehari-hari.

2. Kertas Koran






Dapat digunakan untuk pembungkus barang.

3. Toples kue
Dapat digunakan untuk kotak menyimpan barang.

4. Kantong plastik
Dapat digunakan kembali untuk berbelanja atau untuk plastik tempat sampah ataupun untuk kegunaan-kegunaan lainnya. Selama ini kita cenderung membuang kantong plastik belanja kita langsung di tempat sampah. Mulailah untuk membiasakan diri menggunakan ulang kantong plastik yang masih bisa terpakai untuk kegunaan lainnya.

Barang-barang yang sudah lama tidak kita gunakan dapat juga kita berikan kepada orang lain (saudara/tetangga/teman). Beberapa barang bahkan bisa kita jual sebagai barang bekas, misalnya lewat internet.

Bumi kita sudah sangat penuh oleh sampah. Sampai kapan kita mau tidak peduli terhadap kelestarian bumi kita ini ? Sampai kapan kita mau hidup seenaknya sendiri tanpa memikirkan generasi mendatang kita. Mari kita mulai sekarang, sebelum keadaan bumi ini menjadi semakin parah. Mari kita mulai dari hal-hal yang kecil di rumah kita atau pada kegiatan kita sehari-hari. Jika setiap orang mau melakukan bagiannya masing-masing, alangkah besarnya pengaruh yang bisa diberikan untuk kelesatrian bumi kita. Kasihilah bumi, karena inilah tempat tinggal kita satu-satunya di dunia ini.

LET’S GO GREEN, EVERYONE !!! ^^

Sunday, July 12, 2009

Penangkal Semut


Teteskan air lemon di area yang sering didatangi oleh semut, maka semut tidak akan berani mendekat ke area tersebut.

Let’s GO GREEN !! ^^

Wednesday, July 8, 2009

Manfaat Buah Lemon


Lemon selain digunakan sebagai makanan dan minuman ternyata juga sangat banyak gunanya dalam kehidupan kita sehari-hari. Lemon mengandung banyak vitamin C dan memiliki efek anti bakteri. Selain itu lemon juga memiliki kandungan anti oksidan dan anti karsinogenik. Air buah lemon mengandung 5% asam yang banyak kegunaannya dalam kehidupan sehari-hari dalam rumah tangga.

Memilih dan Menyimpan Lemon
Lemon yang baik adalah yang memiliki ciri-ciri:
• Warna kuning cerah
• Berat sesuai ukurannya
• Kulitnya halus
Lemon dapat bertahan selama 1 minggu pada suhu ruangan. Sedangkan apabila disimpan di dalam kulas, dapat bertahan selama 2-3 minggu. Potongan buah lemon dapat dibekukan hingga bertahan selama berbulan-bulan.

Mengambil Air Lemon
Air buah lemon akan maksimal apabila diambil pada suhu ruangan atau setelah dipanaskan di microwave selama bbrp detik sebelum diperas. Tekan buah lemon dengan telapak tangan diatas permukaan yang keras. Apabila hanya membutuhkan sedikit air lemon, buah lemon dapat dilubangi ujungnya dan setelah diambil airnya dpat ditutup dengan menggunakan plastik dan disimpan kembali.

Manfaat dari Buah Lemon:
1. Pengharum udara – campurkan air lemon dan air, masukkan ke dalam atomizer, maka lemon akan menjadi pengharum ruangan yang harum dan bebas baan kimia.
2. Pembersih serba guna – campuran air lemon dan air dapat digunakan untuk membersihkan peralatan dapur dan kamar mandi.
3. Microwave – panaskan semangkuk air dan potongan buah lemon selama 30-60 detik di dalam microwave. Microwave akan menjadi lebih mudah dibersihkan dan bau akan menjadi hilang.
4. Lemari es – potong setengah buah lemon dan letakkan di dalam kulkas, maka lemon akan menghilangkan bau-bau yang tidak sedap.
5. Toilet – campuran segelas lemon dan ½ gelas borax akan menjadi pembersih toilet yang kuat dan dapat mengharumkan toilet.
6. Pengharum pakaian – 1 sendok teh air lemon dicampurkan pada cucian akan menambah keharuman pakaian.
7. Pencuci piring – satu sendok teh lemon yang ditambahkan pada sabun cuci piring akan meningkatkan kemampuan untuk menghilangkan lemak.
8. Pembersih kaca– 4 sendok makan lemon dan ½ galon air dapat digunakan sebagai pmbersih kaca yang efektif.
9. Furnitur – 2 bagian minyak zaitun atau minyak goreng dicampur dengan 1 bagian air lemon dapat digunakan untuk memoles furnitur.
10. Pembersih luka – bbrp tetes air lemon yang diteteskan pada luka dapat membantu menghentikan pendarahan dan berfungsi sebagai desinfektan.
11. Pencuci tangan – mencuci tangan dengan air lemon akan menhilangkan bau amis dan bau-bauan lain yang tidak sedap.

Begitu mengejutkan betapa banyaknya jenis dan jumlah bahan kimia di rumah kita untuk bermacam-macam kebutuhan, sementara alam sebenarnya telah menyediakan bagi kita semua yang kita butuhkan. Lemon adalah buah yang sangat banyak manfaatnya. Ayo kita praktekkan bersama-sama dari rumah kita sendiri untuk kebaikan lingkungan tempat tinggal kita.


Let’s GO GREEN everyone !! ^^
 

Friday, June 26, 2009

Desinfektan Ramah Lingkungan

Membuat bahan desinfektan sendiri sebenarnya sangat murah dan sederhana. Cukup dengan minyak eucalyptus dan air. Bahan yang diperlukan:
• Minyak eucalyptus 1.6 oz
• Air 1 liter

Minyak eucalyptus adalah bahan yang baik sebagai desinfektan. Dokter-dokter di Eropa menggunakannya dalam proses sterilisasi alat-alat kedokteran.
Kita harus hati-hati dalam proses pembuatannya, karena minyak eucalyptus dapat menimbulkan iritasi pada kulit.

Resep lainnya untuk membuat desinfektan yang ramah lingkungan adlaah sebagai berikut:
• Grapefruit Seed Extract 20 tetes
• Air hangat 1 galon
• Campurkan kedua bahan pada sebuah botol.

SELAMAT MENCOBA !!! ^o^

Thursday, June 25, 2009

Pentingnya Daur Ulang


Daur ulang sebenarnya adalah cara yang sangat baik untuk menghemat energi dan sekaligus melestarikan lingkungan kita. Tapi, seringkali kita tidak terlalu peduli terhadap daur ulang. Banyak sekali fakta-fakta yang sangat menarik mengenai daur ulang yang saya temukan:
• Daur ulang 1 buah kaleng aluminium (biasanya untuk kemasan softdrink), bisa menghemat listrik yang dapat digunakan untuk menyalakan televisi selama 3 jam.
• Daur ulang 1 buah botol kaca, bisa menghemat listrik yang dapat digunakan untuk menyalakan komputer selama 25 menit.
• Daur ulang 1 buah botol plastik, bisa menghemat listrik yang dapat digunakan untuk menyalakan lampu 60 Watt selama 3 jam.
• Mendaur ulang kertas dapat menghemat listrik sebesar 70% jika dibandingkan dengan memproduksinya dari bahan mentah.

Dibawah ini beberapa fakta menarik lainnya untuk kita ketahui:
• Kurang lebih 60% sampah yang kita buang di tempat sampah dapat didaur ulang.
• Rata-rata, 16% dari harga barang yang kita beli adalah untuk membayar kemasan produk tersebut, yang mana nantinya akan kita buang.
• Kurang lebih 50% sampah yang kita buang dapat dijadikan kompos.
(Sangat baik untuk tanaman dan menghemat pupuk juga tentunya)
• Danau terbesar di Inggris dapat diisi penuh oleh sampah dari Inggris sendiri hanya dalam waktu 8 bulan. (Berapa lama ya kira-kira lamanya waktu yang diperlukan bila sampahnya berasal dari seluruh dunia ??!! Mungkin hanya 2-3 hari -_-‘’)
• 9 dari 10 orang akan melakukan daur ulang apabila caranya dipermudah.

Fakta-fakta di atas sangat menarik untuk dibahas. Menurut saya terutama fakta yang mengatakan bahwa 16% dari harga barang yang kita beli adalah untuk membayar biaya pembuatan kemasannya. Semahal itu ternyata harga sebuah kemasan yang akhirnya akan kita buang di tempat sampah. Bayangkan penghematan yang bisa didapat bila kita bisa mencari cara untuk mengurangi pemakaian kemasan yang berlebihan.

Bahan Kaca
• Satu keluarga rata-rata menggunakan 500 botol kaca dalam setahun.
• Bahan kaca 100% dapat didaur ulang berkali-kali.
• Bahan kaca yang dibuang di tempat penimbunan sampah tidak akan pernah terurai.

Kertas
• Proses daur ulang kertas akan mengurangi 73% pencemaran udara apabila dibandingkan dengan pembuatan kertas dari bahan mentah.
• 12.5 juta ton kertas digunakan setiap tahun di Inggris. (Berapa ya kira-kira penggunaannya di seluruh dunia ?!? Berapa banyak pohon yang ditebang untuk memproduksi sedemikian banyak kertas !!??)
• Membutuhkan 24 batang pohon untuk membuat 1 ton kertas.
(Kalau begitu dibutuhkan kira-kira 300 juta batang pohon untuk mencukupi kebutuhan kertas di Inggris saja tiap tahunnya. Bagaimana untuk kebutuhan kertas seluruh penduduk dunia ? Angka yang sangat sangat sangat besar tentunya !!)

Plastik
• 275,000 ton plastik digunakan di Inggris setiap tahun. Setara dengan 15 juta botol perhari atau 5,4 milyar botol pertahun.
• Rata-rata keluarga membuang 40 kg sampah plastik tiap tahunnya, yang pada dasarnya dapat didaur ulang.
• Penggunaan plastik di Eropa bertumbuh rata-rata 4% pertahun.
• Plastik membutuhkan waktu 500 tahun untuk terurai di lingkungan.

Membaca data-data di atas semoga dapat menyadarkan kita semua tentang pentingnya daur ulang. Kita lakukan apa yang bisa kita lakukan untuk mengurangi sampah. Seperti misalnya mengurangi penggunaan kertas secara berlebihan, mengurangi penggunaan botol plastik, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh, bila kita bisa menghemat pemakaian kertas sebesar 1 kg saja per orang per tahun, maka dalam setahun di Indonesia saja kita bisa menyelamatkan 5,28 juta batang pohon (dengan asumsi penduduk Indonesia sebesar 220 juta jiwa). Dengan semakin sedikitnya pohon yang ditebang, secara tidak langsung kita juga akan mengurangi terjadinya efek global warming.

Contoh lainnya misalnya dengan mengurangi penggunaan tas plastik. Bisa kita lakukan misalnya dengan membawa sendiri kantong belanja apabila belanja di supermarket. Saya amati di beberapa supermarket sudah menjual tas belanja yang dapat dipakai berulangkali. Saya yakin dengan begitu penggunaan sampah plastik pasti akan cukup jauh berkurang. Memisahkan sampah organik dan non organik juga akan sangat membantu proses daur ulang sampah.

Banyak hal lain dalam keseharian kita yang dapat kita lakukan untuk memulai gaya hidup hijau (green living). Kita selalu dapat memulai dari diri kita sendiri, dari hal-hal yang sangat sederhana sekalipun akan dapat menimbulkan efek yang berarti bagi lingkungan kita. Ingat 3 hal pokok dari gaya hidup “green living”, yaitu 3R – reduce (mengurangi), reuse (menggunakan kembali), dan recycle (daur ulang). Mari sebisa mungkin kita bersama-sama menyelamatkan dunia tempat tinggal kita.

Saturday, June 20, 2009

Rate Dekomposisi Limbah



Waste Decomposition Rate adalah lamanya waktu yang diperlukan oleh suatu bahan/limbah untuk terurai di lingkungannya. Saya menemukan data mengenai Waste Decomposition Rate ini di internet . Menurut saya sangat menarik untuk saya bagikan. Sempat terheran-heran juga mendapati bahwa sampah botol kaca yang biasa kita gunakan untuk minuman ringan ternyata memerlukan waktu yang sangat sangat sangat lama untuk terurai di lingkungan -_-‘..

Proses dekomposisi suatu bahan sebenarnya sangat tergantung dari kondisi lingkungan dimana bahan tersebut mengalami dekomposisi/penguraian. Sebagai contoh dapat dengan mudah kita saksikan pada proses timbulnya karat pada besi. Di daerah tepi pantai yang mempunyai udara yang lebih banyak mengandung garam, besi tersebut sangat cepat menjadi berkarat apabila dibandingkan dengan daerah yang kering, seperti misalnya di gurun. Bila suatu bahan terkubur di dalam tanah, bahan tersebut juga akan memerlukan waktu yang lebih lama untuk terurai.

Beberapa bahan bahkan masih meninggalkan sisa yang menjadi racun bagi bumi kita. Berikut ini daftar Waste Decomposition Rate dari beberapa bahan:

• Botol kaca (biasanya untuk minuman ringan) 1.000.000 tahun
• Kantong Belanja Plastik 500-1000 tahun
• Senar pancing monofilament 600 tahun
• Popok bayi (hmm..) 450 tahun
• Botol Plastik 450 tahun
• Botol Aluminium (untuk minuman ringan) 450 tahun
• Sol Sepatu Boot 50-80 tahun
• Kaleng Timah (untuk makanan kaleng) 40-50 tahun
• Kulit (tas, sepatu, dompet, dan lain-lain) 50 tahun
• Gelas Styrofoam 50 tahun
• Benang Nylon 50 tahun
• Kantong Plastik 20-30 tahun
• Filter Rokok 1-5 tahun
• Kaos Kaki Wool 1-5 tahun
• Plywood 1-3 tahun
• Kemasan Karton Susu 3 bulan
• Kertas Koran 6 minggu
• Kulit Jeruk / Pisang 2-5 minggu


Data diatas diambil dari Pocket Guide to Marine Debris from Ocean Conservancy dan dari beberapa majalah. Data diatas adalah waktu yang diperlukan suatu bahan untuk terdekomposisi di udara terbuka yang terkena cahaya matahari. Jadi… Apabila bahan-bahan tersebut ditimbun di tempat pembuangan sampah yang tertutup, akan membutuhkan waktu yang jauuuuuhhhhh lebih lama untuk terurai. Bahkan ada fakta bahwa kertas koran yang tertimbun di tempat pembuangan masih tidak terurai setelah bertahun-tahun tertimbun. Bayangkannn !!!!

Waktu yang diperlukan oleh botol kaca untuk terurai memang sangat-sangat lama, akan tetapi kita harus bersyukur karena botol kaca adalah bahan yang dapat dengan mudah didaur ulang. ^_^’.. Memang data diatas masih sangat kurang dan mungkin ada beberapa yang masih kurang tepat, karena sekali lagi semua tergantung juga dari kondisi lingkungan tempat bahan tersebut terurai.

Jadi, setelah membaca data diatas, mari kita sama-sama berpikir sebisa mungkin untuk mengurangi pemakaian bahan-bahan yang sukar terurai oleh lingkungan. Yang suka belanja, pemakaian tas belanjanya dikurangi. Yang suka mancing, perlu dilihat tuh jenis senar pancing yang dipakai.

Menurut penelitian, rata-rata penduduk Indonesia memproduksi sampah sebesar 2,6 liter/hari per orang. Jumlah penduduk di Indonesia ± 220 juta jiwa. Jadi dalam sehari saja, jumlah sampah yang dihasilkan sebesar 572 juta liter. Dalam setahun, di Indonesia sendiri terjual milyaran batang rokok, yang meninggalkan limbah berupa filter rokok (yang baru terurai 1-5 tahun). Bayangkan berapa banyak limbah filter rokok yang terbuang dalam sehari di seluruh dunia !!! -_-‘

Mari kita sama-sama memulai suatu gaya hidup yang baru, yaitu Green Living. Gaya hidup modern tidak harus merusak lingkungan kita. Semoga data diatas bermanfaat juga bagi kita semua untuk menambah pengetahuan mengenai gaya hidup hijau (green living). Kita bisa mulai dengan hal-hal kecil di dalam hidup kita sehari-hari, di rumah, di kantor, di manapun, untuk membawa perubahan besar bagi dunia tempat tinggal kita. Remember, “everything big, start small”.

LET’S GO GREEN EVERYONE !!!!!! ^o^